Selasa, 24 Maret 2026

Idulfitri 1447 H

 Assalammualaikum.

Sebelum mulai aktif kerja nulis dulu 😉

Selamat Idulfitri. Mohon Maaf Lahir dan Batin atas Salah dan Khilaf. 
"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum."
(Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, serta puasa kami dan puasa kalian).
Aamiin. 

Kami tidak mudik ke kampung halaman. Kami pulang ke kota, ke Kalibata, tentu menggunakan KRL, hehehe. Ayah antar kami ke stasiun dan nantinya jemput kami di stasiun tujuan. 
Asyik Baca Buku di KRL
Hari raya kali ini, dress code sesuai permintaan anak-anak, warna biru, ehh garis-garis (stripes) lucu juga. Berhubung ini bukan sarimbitan satu keluarga, belinya tiga kali. Pertama beli buat anak-anak, begitu sampai Ayah beli buat sendiri, dan aku cari sedapatnya yang mirip. Alhamdulillah serupa
Sebelum Sampai Tempat Shalat Foto Dulu


Drama Hari Lebaran, rumah bocor dan banjir. Uti dan Mamak Engat langsung ke TKP. Alhamdulillah berhasil diamankan. Terimakasih Uti dan Mamak.
Pulang ke Pondok Rajeg
H+1 lebaran bersama kakung, nggak ada fotonya dong, hiks. H+2 setrika baju sampai selesai, sorenya ajak anak-anak ke Joni Steak yang baru buka di Jagakarsa. Untuk pertama kalinya dua motor. Satu motor berempat sempit guys. Selain karena udah lama nggak makan Joni Steak, kita membawa misi supaya Ghifaz mau makan daging. Walaupun belum bisa banyak, setidaknya dia mau mencoba. Pulang dari sini mikir dong, kayaknya bikin steak sendiri lebih ok ini, selain hemat, kapan pun pengen tinggal bikin.

Secondary Cut Wagyu 100 gr
Sirloin
Fish and Chip
Alhamdulilahh ada menu fish and chip, Ghizan cuma bisa makan ini. Potato wedges pun nggak mau, alhamdulillah ada nasi putih yang bisa diorder. 

H+3 istirahat aja di rumah, besok mulai berjuang lagi. Pagi-pagi bikin nasi goreng kampung, dimakan berdua-dua sama Uti. 
Nasi Goreng Kampung ala Poedjie

Semangat terus yaa,  besok mulai masuk kerja 💪

Jumat, 26 Desember 2025

Penghujung Tahunku

 Assalammualaikum.

Meskipun sudah hampir dua bulan berlalu rasa dar der dor nggak karuan masih terasa. 5 November 2025,  dejavu, serasa kembali ke peristiwa sepuluh tahun yang lalu, ternyata tidak lebih siap, masih sama. Kaki gemetar, lemas, dan air mata pun mengalir. Shocked, dipaksakan untuk tetap hadir, tanpa semangat, denial dan bingung, takut, bercampur aduk dalam diri ini, hehehe. Masih sama tidak ada dokumentasi yang proper seperti kebanyakan orang yang bahagia saat dilantik. Bukan saya tidak bersyukur, saya sadar ini amanah, kekhawatiran tidak bisa menjalani amanah dengan baik membuat saya tidak percaya diri. Alhamdulillah banyak yang mendukung dan membantu, komentar "jangan mundur lagi" sering terucap dari mereka, terimakasih untuk rekan-rekan dan teman-teman yang selalu saya repoti. Terutama Bu Yuli dan Bu Netti yang hampir setiap hari saya telfon dengan durasi yang cukup lama.

Subkelompok Kepegawaian Minus Ana
Di saat masih gedebukan penyesuaian diri dengan peran dan tugas baru, tanggal 7 November 2025 lalu pengumuman hasil seleksi dan jadwal Uji Kompetensi JF  keluar, alhamdulillah lulus, dan makin nggak karuan, karena harus belajar juga untuk ujian. Bismillah dijalani dengan segala dramanya. Sabtu-Minggu berusaha fokus belajar untuk ujian, meski sulit, hehehe. Ada rasa sesal kemarin-kemarin belajarnya ala kadarnya. Alhamdulillah hasil ujian juga sudah keluar, hamdalah lulus. Segala puji hanya bagi Allah yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya.

Ujian Bersama Rekan-rekan BKD
Untuk saat ini berusaha menjalani. Masak iya mundur lagi seperti sepuluh tahun lalu. Melakukan yang terbaik yang saya bisa. Selalu percaya, Allah yang buka jalan, Allah juga lah yang akan menunjukkan jalannya. Sulit bukan berarti mustahil. Hadapi jangan menghindar, sehingga tidak ada "utang pekerjaan". You can do this. Semangat selalu untuk diriku 💪

Rabu, 11 Juni 2025

Aku di Pertengahan Juni 2025

 Assalammualaikum.

Idul Adha tahun ini sudah berlalu, saatnya mulai nabung lagi untuk qurban tahun depan guys, hehehe. Well sudah tengah malam, tapi mataku masih segar, mau ngerjain kerjaan yang serius koq yaa berat, but I need to release something in my mind, biar ndak jadi bisul, hehehe. Alhamdulillah sempat menitipkan doa ke teman-teman yang tahun ini berhaji, semoga Allah ijabah doa-doaku. 

Juni-Juli ini banyak pengeluaran yaa guys, tahun ajaran baru, anak-anak daftar ulang sekolah, kalau yang masuk jenjang pendidikan baru yaa uang masuknya yaa, perlengkapan sekolah pun harus di-upgrade yaa. Buat pi-en-ice gaji dan tunjangan 13 dinanti-nanti,  yaa jangan lupa langsung dialokasikan ke kebutuhan sebagaimana mestinya. Kalau dana liburannya ndak ada yaa ndak perlu dipaksakan masih banyak cara koq untuk healing with low budget, meskipun di rumah saja (itu mah saya, hehehe). 

Alhamdulillah Punya Foto Keluarga - Kami adalah Keluarga Nongkrong :)
Hari ini disadarkan bahwa di dunia kerja ini manusia fitrahnya akan mencari posisi aman sendiri, melindungi diri sendiri, dan akan selaku ada "tumbal", hehehe. Yaa sudah cukup tahu saja yaa. Apa pun keadaanmu, sesulit apa pun itu, keluargamu lah yang akan menerimamu apa adanya tanpa perlu alasan. Jadi family first, yang lain bisa nanti, hehehe. I do my best, tapi yaa seperlunya aja lah, mari mencari hustling. Paling nggak upgrade skill diri jadi punya cadangan :). Selain itu, perlu banget sekarang ini menerapkan diam adalah emas, bicara seperlunya, jaga lambe ndak perlu ngide apa pun. Dah lah kita selesaikan to do list kita satu per satu, kalau bukan diri sendiri nggak ada yang bantuin lho, berusaha lah sendiri, hahaha

Selasa, 11 Februari 2025

Pondok Rajeg Pride


Assalammualaikum. Aloha....
Adakah yang tahu daerah Pondok Rajeg? Bagi sebagian besar warga Jakarta pasti asing yaa, tidak setenar daerah yang diawali Pondok lainnya, seperti Pondok Gede, Pondok Bambu, Pondok Pinang atau Pondok Ranji. Pondok Rajeg berbatasan langsung dengan wilayah Depok (Kelurahan Kalimulya dan Kelurahan Jatimulya). Pondok Rajeg sendiri berada di kawasan Cibinong Kabupaten Bogor. 
Aku sendiri nggak pernah terbayang sebelumnya akan berdomisili di Pondok Rajeg. Dulu, pernah ditawari untuk beli rumah sama temannya adikku di Citayam, dengan ringan kujawab "Nanti Gue beli rumah di Pondok Rajeg". Tak dinyana ucapan itu menjadi doa dan Allah kabulkan. Dan kepikiran kenapa waktu itu nggak ngucap "Beli rumah di Kalibata yaa", hehehe. Yaa Allah kudu makin hati-hati saat berucap. Kita tidak tahu ucapan mana yang menjadi doa dan terkabul. Jadi makin termotivasi untuk bicara yang baik-baik kan yaa.
Di Pondok Rajeg ini terdapat Stasiun KRL yang baru dioperasikan kembali pada 19 Oktober 2024, setelah berhenti beroperasi pada tahun 2006, Stasiun Pondok Rajeg namanya. KRL yang melewati stasiun ini adalah KRL relasi Jakarta Kota - Nambo dan sebaliknya. Relnya hanya satu, jadi jadwal keretanya sejam sekali. Karena alasan itu, aku biasa aja ketika stasiun ini beroperasi, Stasiun Depok tetap favorit 😁.
Sampai pada hari Jumat tanggal 10 Januari 2025, pulang kerja dapat kereta Nambo, tiba-tiba ngide turun di Stasiun Pondok Rajeg dan dijemput di sana. Lebih cepat dong yaa dibanding dari Stasiun Depok, nggak macet. Iseng lihat jadwal paginya 06.24, dicoba dong dan ketagihan, karena nggak perlu bermacet ria di GDC-Jl. Kartini, fleksi time hanya 10 menit. Masuk ke dalam kereta pun nggak perlu energi lebih seperti naik dari Stasiun Depok. Jadi lah rutin naik dan turun di Stasiun Pondok Rajeg. Per 1 Februari 2024 jadwal KRL berubah, pagi 06.08, pulang dari Gondangdia 16.40, jadwalnya cakeup, makin senang dong saya. Sampai kantor pas 07.25-07.30, pulang pun masih ok 17.40 sampai Pondok Rajeg.
Salah satu yang bikin bahagia di stasiun ini adalah suasananya seperti di desa. Masih ada ladang, pohon-pohon banyak, Sungai Ciliwung dilewati, gunung pun terlihat, lumayan yaa buat healing setitik. Bangga lah aku sebagai manusia yang berdomisili di Pondok Rajeg. Semoga jadwal keretanya bisa 30 menit sekali yaa, aamiin.
 

Just a Little Note Template by Ipietoon Cute Blog Design