Assalammualaikum.
Flash back.... Ghifaz ikut PPDB SDIT Rahmaniyah September 2023 lalu, yess hampir setahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Saat ini anaknya sudah mau naik kelas 2, aamiin.
Drama memilih SD yang paling cocok baik dari segi
value atau
budget selesai, drama selanjutnya buat aku adalah
overthinking bagaimana nanti anaknya di sekolah. Drama
never ending lah judulnya, hihihi. Dari SD-SD yang kami survei, Ghifaz memilih SDIT yang lumayan jauh dari rumah, hampir 6 km jaraknya. Maunya ibunya sih, hehehe, tapi alhamdulillah anaknya setuju, jadi tidak ada pemaksaan. Aku tuh beberapa kali survei ke sekolah ini dari masih ada WFH dari kantor. Sebelum jam 7 pagi udah nongkrong di sekolah, memantau anak-anak ini ngapain, yaa walaupun hanya lihat anak-anak disambut guru piket, ndak lihat proses kegiatan belajar mengajarnya. Selama pelajaran belum dimulai murattal terdengar di seluruh penjuru sekolah, senang deh aku.
IG dan
youtube-nya pun update, dari sana aku tahu banyak kegiatannya dan siswanya terlihat
happy.  |
| Survei Terakhir Memastikan Semua Setuju 😀 |
Pada saat itu aku dan suami (terutama aku) galau, mau masuk SD tahun ini atau tahun depan. Kalau tahun ini usianya 6 tahun 2 bulan, sedangkan kalau tahun depan usianya 7 tahun 2 bulan. PPDB-nya setahun sebelumnya sewaktu anaknya masih usia 5 tahunan 😂. Ceritanya bismillah coba daftar aja dulu, kan nanti ada testnya, kalau lulus yaa alhamdulillah, kalau ndak lulus yaa tahun depan daftarnya. Terdengar bijak sekali bukan? Untuk daftar itu perjuangan banget yaa, macam war tiket konser. Alhamdulillahnya aku gercep kontak admin sekolah, jadi begitu diinfoin sudah dibuka pendaftaran, langsung daftar, alhamdulillah dapat kuota. Dokumen yang perlu disiapkan: scan akta lahir anak, scan kartu keluarga, soft file foto anak.
Kalau kita dapat kuota, nanti akan dihubungi by WA sama admin-nya dan diminta membayar biaya pendaftaran. Biaya pendaftaran ditransfer dan diverifikasi, kita diinfo biaya sekolah yang harus dibayar. Kemarin waktu terakhir pembayaran bulan Oktober. Biaya sekolah dibayar resmi lah menjadi siswa. Iya, ndak pakai test, testnya hanya untuk mengetahui tipe belajar anak. Yaa berhubung anaknya sudah pasti diterima, jadi ndak bisa mundur lagi, harus maju. Tahapan selanjutnya Diagnostik Test dan wawancara orang tua. Jadwalnya bulan Februari.
 |
| Baris Sebelum Test |
Pada saat diagnostik test anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok, nama kelompoknya nama-nama buah. Ghifaz kelompok alpukat. Anak-anak diminta memakai name tag bentuk alpukat. Waktu itu ada 2 sesi, sesi pagi dan siang. Ghifaz kebagian sesi siang. Pada saat test ini kita diminta dokumen persyaratan dan meterai, nanti ada formulir yang harus diisi dan tanda tangan bermeterai.
Test diawali dengan anak-anak berbaris sesuai kelompoknya dan diarahkan ke kelas. Di depan kelas aku lihat anak-anak diminta jalan meniti (kedua tangan ke samping seperti sayang pesawat) dan lompat kodok, kemudian masuk kelas untuk test. Testnya seperti apa, aku nggak tahu, orang tua nggak boleh masuk, karena ada sesi wawancara, dipanggil bergantian gitu sesuai urutan kedatangan.
Pertanyaan saat wawancara standar sih yaa, bagaimana sifat dan karakter anak (berasa ditest seberapa dekat kita dengan anak), bagaimana menangani anak saat tantrum, harapan kita terhadap sekolah, lebih dekat ke ibunya atau ayahnya, dll. Saat wawancara nggak harus kedua orang tua hadir yaa, boleh salah satu. Selesai test anak-anak dibagikan snack dan ukur seragam. Tentu saja anakku ukuran paling kecil bajunya, hehehe
 |
| Pulang Diagnostik Test |
Hasil testnya nanti dikirim by WA, isinya score IQ gitu, bukan test kematangan untuk masuk SD, kalau kepo kesiapan anak masuk SD, sebaiknya cari tahu dulu, sekolah ada testnya tidak, kalau tidak ada test kematangan anak secara mandiri, hasilnya OK baru daftar SD, jangan kayak aku, hehehe.
O iya tahun ini pendaftaran untuk tahun ajaran 2026/2027 dibuka lebih awal (early bird ramadhan) bulan Maret 2025 kemarin, aku daftarin keponakanku, Rafif. Kalau pembayaran lunas, biayanya lebih murah yaa, diskonnya lebih banyak. Salah satu keuntungan menyiapkan dana pendidikan anak jauh-jauh hari adalah bisa memanfaatkan diskon pelunasan di awal. Lumayan selisihnya bisa diinvestasikan lagi untuk dana jenjang pendidikan berikutnya. Tahun depan daftarin Ghizan, semangat.....