Selasa, 31 Oktober 2023

Ulang Tahun Bu Sekdis

Assalammmualaikum,
Menjelang berakhirnya bulan Oktober 2023 dan tanggal 24 kemarin event ultah Bu Sekdis alhamdulillah lancar, EO abal-abal ini asli ketar-ketir, hehehe. Awal Oktober  Ibu bilang "Pas aku ulang tahun, cari makanan-makanan lucu yaa buat teman-teman". Waduh harus kucari kemana ini makanan lucu-lucu tapi rasanya enak. 
Nasi Liwet
Makanan beratnya Ibu minta nasi liwet. Dari hasil searching di IG pilihan tertuju pada Kartikasoulfood. Ini kita pesan 20 porsi nasi liwet tampah, supaya cantik tampilannya minta ditata di box-box seperti ini (ada tambahan biaya). Menurut teman-teman enak, ada beberapa teman yang mau order juga.
Bakso - Bakso Sepeda Pak No / Bakso Pak Mbedut
Bakso ini lokasinya di Jalan Gandaria Tengah IV No.16, RT.13/RW.1, Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Bakso ini juara banget sih, selalu sold out. Kekenyalan baksonya pas, ada sensasi crunchy ketika dikunyah. Kuahnya juga sedap, kemarin kita dapat tulangnya juga, makin sedap lah. Baksonya pesan by WA beberapa hari sebelumnya, nanti digojegin. Kalau dadakan dijamin ndak kebagian, hehehe. Bapaknya ramah banget. 
Jajan Pasar Singkong
Aku langganan jajanan pasar singkong ini sejak tahun lalu, saat ulang tahun Bu Sekdis juga. Mbak Nove, si penjualnya ndak bikin sosmed buat masarin produknya yaa, kebetulan waktu itu aku dapat nomor HP penjualnya  dari IG-story orang yang aku capture. Sudah beberapa kali pesan, cocok yaa sama rasanya, manisnya pas, dan momen nostalgia makanan jadulnya dapat banget.
Bubur dan Rujak
Kemarin kita ngide beli kendil dan dilapis almunium foil sendiri. Buburnya beli di Mang Cecep. Lihat harga bubur kendil harganya lumanyun, sayang aja gitu (padahal bukan uang kita juga). Sok-sokan banget yaa, gampang kayaknya bikin hiasan segitiga daun pisang untuk tampah. Modal nonton youtube sama Mbak Wulan, jadi juga kita bikin hiasan untuk 3 tampah, hehehe. Walaupun belum rapi, lumayan lah yaaa. 
Rujak tampah juga mahal yaa, ngide lagi beli buah dan bumbu rujak di Stasiun Gondangdia. Di kantor dipotong dan disusun sama Ibu Wulan, Ibu PKK teladan. 
Cake - Wandercake
Berhubung hampir semua makanan sudah ada dan disiapin sama Ibu, kita cari ide lain buat kejutan. Setelah melalui diskusi yang alot, diputuskan pesan kue yang bisa lukis foto. Pesan di Wandercake yaa, referensi dari Mbak Ied Sabilla. Kuenya cakep banget yaa, mirip banget sama fotonya. 
Kemarin itu aku juga bikin es teh. Bikin biang teh dari rumah, begitu pun dengan gula cairnya. Es kristal tentu dari Omah Es dong. Alhamdulillah laku. Seluruh dagangan habis. Selamat ulang tahun Bu Sekdis, doa terbaik untuk ibu. 

Jumat, 27 Oktober 2023

Pertimbangan Sebelum KPR

 Assalammualaikum. 

Mari berbicara Rumah dan KPR, hehehe. Pengen aja punya jejak si rumah dan proses KPR-nya di blog, barang kali bisa bermanfaat untuk orang lain. Aku tuh kemarin mantengin lamudi, rumah.com, rumah123, dekoruma, dll. Aku filter sesuai harga dan lokasi yang aku mau. Sekiranya aku tertarik aku cek di google map lokasinya, kalau aku tahu aku datangi bareng Ghifaz di akhir pekan, dia naik sepeda aku jalan kaki terkadang jogging. Iyaa, belum ajak suami, kalau sudah ada yang sreg baru kuinfo ke suami. Aku juga hubungi marketing yang pasang iklan melalui WA. Pengalaman aku kemarin, si marketing akan ajak survei ke lokasi. Jangan gampang terbujuk rayunya yaa, hehehe. Kepala harus dingin dan didiskusikan sama keluarga. 

Sebelum memutuskan KPR ada baiknya mempertimbangkan hal-hal berikut :

Apakah sudah betul-betul membutuhkan rumah?

Memiliki rumah itu baik namun tidak ada yang mewajibkan kita untuk memiliki rumah, apalagi dengan terburu-buru tanpa dipertimbangkan dengan matang. Tidak ada salahnya juga lho tinggal bersama orang tua/mertua dulu sementara kita menabung untuk tujuan keuangan lain yang lebih prioritas seperti mendaftar haji atau berencana untuk membeli rumah secara tunai. Kita tahu bersama masa tunggu haji reguler lebih dari 20 tahun, jadi menurutku ada baiknya daftar haji lebih prioritas dibandingkan membeli rumah, namun kembali lagi ke tujuan keuangan masing-masing yaa. Kata orang membeli rumah itu seperti memilih jodoh, jadi tidak perlu terburu-buru karena FOMO yaa. Survei-survei aja dulu pelan-pelan, pantengin akun-akun marketing rumah. 

Harga Rumah

Membeli rumah merupakan pembelian yang sangat besar dengan nominal yang fantastis. Sebelum memutuskan membeli rumah baik secara tunai atau KPR  pastikan harga rumah sesuai kemampuan, jika KPR cicilan per bulannya masuk budget ditambah cicilan lain yang dimiliki tidak lebih dari 30% dari total penghasilan. Hal-hal yang mempengaruhi harga rumah adalah luas tanah dan bangunan, lokasi dan akses, desain rumah, bahan yg digunakan, fasilitas yang tersedia. Semakin luas tanah dan bangunannya. Perlu dikonfirmasi kembali, harga rumah apakah sudah termasuk biaya-biaya yang harus dikeluarkan seperti: biaya notaris, biaya BPHTP (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), pajak, biaya appraisal, dll.  

Booking fee, uang muka dan biaya-biaya yang harus disiapkan

Booking fee biasaya 3-5 juta tergantung developernya. Booking fee ini ada yang mengurangi harga rumah ada juga yang tidak. Jika kita batal booking fee ini ada yang hangus, kembali 50% atau 100%. Dikonfirmasi kembali ke developer-nya yaa. Setelah booking fee biaya selanjutnya adalah uang muka. Meskipun saat ini banyak yang uang mukanya 0% namun ada juga yang mengharuskan kita membayar uang muka terlebih dahulu, dari hasil aku survei uang muka ini berkisar antara 5-20% tergantung developer-nya. Semakin besar uang muka tentu semakin rendah cicilannya, karena pinjaman ke bank juga berkurang sesuai uang muka yang dibayarkan. Sebaiknya tidak seluruh tabungan digunakan untuk uang muka, pastikan memiliki dana darurat dengan jumlah yang ideal. Jika harga rumah belum termasuk  biaya notaris, biaya BPHTP (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), pajak, biaya appraisal, dll, maka persiapkan biayanya yaa, sekitar 10-15% dari harga rumah. Jangan lupa ketika rumah sudah dibangun ada PR selanjutnya yaa, mengisi rumah, hehehe. Jadi perhitungkan dan pertimbangkan baik-baik *talk to my self. Selain itu siapkan juga uang sebesar 1x cicilan yaa di rekening. Bank mewajibkan nasabahnya mengendapkan saldo sebesar 1x cicilan. 

Usia

Jangka waktu KPR biasanya 5-20 tahun. Semakin lama jangka waktu KPR cicilannya semakin kecil namun margin yang dibayarkan ke bank semakin besar. Pertimbangkan usia pensiun, jika usia pensiun 58 tahun dan jangka waktu KPR 20 tahun, usia maksimal mengajukan KPR 38 tahun. Ndak mau kan yaa sudah pensiun masih bayar cicilan KPR. 

Kenaikan harga rumah dan selisih antara tunai dan KPR

Untuk mendapatkan insight  baru coba deh nonton youtubenya Maudy Ayunda yang judulnya Anak Muda: Nabung Dulu Vs YOLO?, narasumbernya Aliyah Natasya, pembahasan tentang rumah ada di menit 18 detik 22. Narasumbernya sharing pengalamannya dengan KPR. Bagus sih menurutku, mirip sama pengalaman aku, hehehe. Lengkapnya bisa ditonton sendiri yaa. Tapi jangan jadi impulsif langsung pengen KPR sekarang juga, pakai feeling juga yaa, biar nggak kena bunga tinggi. Quote ini mengena banget di aku :
"Ketakutan kita akan risiko kadang bisa membuat hidup kita jauh lebih berisiko"

Aku mengartikannya membeli rumah itu terkadang memang perlu nekat, nekat yang terkontrol yaa, dalam arti yaa berani mengambil risiko saat ini: tabungan hanya cukup untuk uang muka berani mengambil risiko KPR yang tentu harganya lebih mahal dibanding pembelian secara tunai, kalau ndak beli sekarang harga rumah kenaikannya lebih besar dibanding kenaikan jumlah tabungan. Ketika kita berhasil menabung sejumlah harga rumah saat ini di masa depan, harga rumahnya sudah melambung tinggi atau sudah tidak ada stok di lokasi yang diminati. Tentunya membeli rumah secara tunai lebih baik namun membeli rumah secara KPR juga tidak buruk, kembali ke pertimbangan dan kebutuhan masing-masing.

Bismillah semoga dilancarkan dan dimudahkan. Allah ridhai memiliki rumah sendiri. Aamiin.

Jumat, 20 Oktober 2023

Me Time Kala WFH

Assalammualaikum.
Hari ini terakhir bisa Work From Home (WFH), dan aku ingin memanfaatkan sejenak melipir ke kedai kopi di sekitar rumah dalam rangka me time, lumayan lah yaa, bisa sampai jam 12an, meskipun Uti bilang boleh sampai sore. Well, aku adalah tipe yang nggak tega me time di akhir pekan, karena selama hari kerja sudah menitipkan anak-anak ke Uti dan merasa kurang waktu bersama anak-anak, jadi sebisa mungkin akhir pekan dilalui bersama suami dan anak-anak. Maafkan ndak full di rumah, tapi aku tetap kerja koq 😁. Ada kalanya aku butuh waktu menyendiri dan journaling untuk mengeluarkan isi kepala. Secara kemarin aku sudah emotional eating dan ndak mau semakin parah hari ini, walaupun ada makannya juga sih, hahaha
Jujur sejak menikah dan punya anak aku jarang wisata kuliner seperti sebelumnya. Moment ini jadi ajang wisata kuliner sih, hehehe. Selama masa WFH kemarin aku cuma kedua tempat sih, yaitu d'essen dan Ouwie yang sudah buka dari jam 07.00. Lokasinya sama-sama di di Jalan Boulevard GDC dekat SPBU Pasar Pucung. 
d'essen

Aku ke sini karena malas putar balik ke Ouwie selain memang pengen coba yang baru yaa. Pas masuk agak kaget sih vibes-nya macam warung gitu dan abangnya sedang memutar lagu-lagu Bang Roma. d'essen punya dua lantai, lantai atas untuk smoking area, lantai dasar non smoking area. Berhubung aku sudah masuk, mau putar balik koq yaa sungkan, jadi lah aku masuk dan pesan roti bakar keju & jeruk peras panas. Roti bakar kejunya enak, jeruk peras panasnya standar jeruk peras rasanya. Pas aku ke sana, pengunjungnya cuma aku, AC tidak dinyalakan, kipas anginnya dinyalakan. Kurang nyaman yaa untuk kerja. 
Ouwie
Aku ke Ouwie dua kali. Tempatnya nyaman, bersih, sumber listrik banyak. Dua lantai juga seperti d'essen, lantai atas smoking area, lantai bawah non smoking area. Setiap aku ke sini rame yaa pengunjungnya. Ada yang kerja atau belajar, di depan laptop soalnya, jadi kutebak itu aktivitasnya. Ada juga yang meet up sama teman-temannya, kongkow-kongkow gitu lah. 

Di Ouwie aku pesan roti bakar keju (iya doyannya roti bakar keju) dan earl grey tea. Aku cari menu yang ramah di dompet, hehehe. Nyesel sih pesan earl grey teatoo pricy, dapatnya teh celup diseduh dikasih es batu, yaa sudah dinikmati, hahaha. Roti bakar kejunya pakai roti gandum, untuk rasanya biasa aja sih di lidah aku.

Ini iced hazelnut latte, rasanya lebih baik dibanding si earl grey tea, manisnya pas. Ku lihat pengunjung yang lain pesannya nasi goreng dan kentang goreng, nasi gorengnya keliatan enak sih tapi ku belum tertarik untuk mencoba, mungkin next time. Soalnya kalau di Depok lebih baik makan di rumah. Untuk tempat aku nyaman di Ouwie, bersih dan tenang, pas aku ke sana begitu suasananya. 
I will miss work from home, karena aku bisa me time sejenak, hehehe. Tidak bersama anak dan tidak di kantor walaupun tetap bekerja. Semoga akan ada lagi WFH atau work from anywhere diberlakukan, aamiin.

Cake Korea By Keikeuday

Assalammualaikum.
Selamat pagi dari aku yang bikin tulisan di KRL, hehehe
Kemarin adikku ulang tahun, pesan kue dong yaa. Dari awal memang sudah tertuju ke Keikeuday jadi langsung order melalui WA. Mbak Adminanya ramah banget. Tahun lalu sebetulnya aku sudah order untuk ulang tahun ayah, tapi gagal karena sepertinya ada yang positif covid-19, jadi seluruh pesanan dibatalkan dan di-refund. Mengutamakan konsumen banget yaa. 
Kue Adikku. Foto by Keikeuday
Kemarin slot yang tersedia hanya ukuran kecil dan bukan karakter. Aku memilih kue mini ini, warna biru pastel kesukaan adikku. Ini kecil banget untuk ukuran cake ulang tahun, diameter 10 cm. Tingginya ndak ngukur, hehehe. Ukuran ini pas untuk dihabiskan dalam sekejap tanpa mubazir. Rasanya light yaa, ndak eneg dan bleneg. Manis krimnya pass, strawberry cream cheese enak, anak-anak pun doyan. Ini link tree price list dan TOC-nya yaaa.
Selamat Ulang Tahun Mamak. Doa yang terbaik buat Mamak dan keluarga. Terimakasih untuk semuanya :) *peluk

Kamis, 19 Oktober 2023

Rumah

Assalammualaikum. Aloha.... 
Judul postingannya sederhana tapi berat yaa. 2019 sebelum covid-19 menyerang aku dan suami terbersit keinginan mau beli rumah melalui KPR. Setelah survei dan hitung-hitung sepertinya belum bisa. Pada saat itu pun suami bilang "kalau ndak bisa bayar gimana?". Alhamdulillahnya pada saat itu kami tidak terburu-buru dan memutuskan untuk tidak dulu memiliki utang. Maret 2020 covid-19 melanda penghasilan pun dipotong, alhamdulillah Allah selamatkan kami. Aku juga hamil dan melahirkan di tahun yang sama. Kami pun menabung tapi untuk tujuan lain, kami sepakat untuk daftar haji terlebih dahulu. Alhamdulillah tahun lalu daftar haji. 
Target kami selanjutnya adalah rumah. Selama 2023 ini pengeluaran cukup besar yaitu khitan 2 anak, pulang kampung dan Ghifaz daftar SD. Tabungan kami untuk rumah terpakai  cukup dalam. Sementara itu setiap berangkat dan pulang kerja aku merasa GDC dan Kalimulya ini semakin ramai, penasaran cek-cek harga rumah, Masya Allah yaa kenaikan harganya. Iseng lah survei-survei sambil nemenin Ghifaz bersepeda dan berani bertanya ke marketing properti. Tertujulah kami pada salah satu cluster di Pondok Rajeg yang cukup dekat dari rumah ibu. Dihitung-hitung DP dan cicilan ok. Lanjut survei lokasi dan membandingkan KPR dari beberapa bank.
Salah satu yang mendorong kami untuk KPR dalam waktu dekat adalah usia. Aku pernah baca di feed instagram Ligwina kalau mau KPR sebelum usia 40 tahun, karena KPR kan membutuhkan waktu yaa, 5-20 tahun. Kalau usia 40 tahun mengambil KPR dengan waktu 20 tahun berarti bayar KPR sampai pensiun. Insya Allah kalau kami ambil KPR tahun ini atau tahun tahun depan dalam waktu 10 tahun akan lunas di usia 45 atau 46 tahun. Masih ada waktu 12 tahun untuk fokus menyiapkan dana pensiun, meskipun aku sudah mulai menyiapkan dana pensiun sebelumnya. Usia pensiun sudah tenang memiliki rumah, aamiin.
Kami memilih KPR Syariah. Sebetulnya ingin cicilan syariah non bank seperti inhouse atau ke perusahaan yang melayani cicilan syariah. Hasil surveiku mengatakan cicilan syariah membutuhkan DP cukup besar dan biaya-biaya yang cukup banyak. Bismillah ikhtiar kami menggunakan KPR Syariah dari BSI. Prosesnya masih lama, karena rumahnya belum dibangun masih tanah. KPR BSI harus ready rumahnya, tidak bisa indent. Jadi kami masih punya waktu untuk menabung sebelum akad, hehehe.
Berhubung rumahnya belum dibangun, kami boleh mengubah layout dalam rumah, namun tampak depan harus sama persis dengan bawaan developer.  Karena sama sekali nggak bakat dalam desain, coba-coba gambar sendiri juga bingung, kami memutuskan memakai jasa arsitek untuk menggambar rumah yang akan dibangun. Apalagi kan ada rencana akan nambah 1 kamar lagi, jadi kita punya gambar besar untuk pembangunan rumah secara bertahap, sementara yang dari developer dimanfaatkan semuanya, hehehe. Mohon doanya semoga lancar dan tak ada kendala. Aamiin.

 

Just a Little Note Template by Ipietoon Cute Blog Design