Assalammualaikum.
Apa kabar?
Semangat sehat dari aku di hari kedua isolasi mandiri, hehehe
Iya aku terkonfirmasi positif covid-19 untuk kedua kalinya, Allah sedang memberikan kesempatan ke aku untuk beristirahat, jadi bisa sedikit "me time" karena alhamdulillah gejalanya sangat ringan, yaa walaupun masih lebih senang sehat ya, tapi berusaha mengambil hikmah dan menjalani ini dengan ikhlas.
Bagaimana bisa terkonfirmasi positif?
Yaa karena test lah. Kenapa test? Jadi, Rabu malam dapat kabar teman di kantor hasil antigennya positif, panik dong, karena kontak erat sama dia, cerita ke Rudi kronologisnya dan langsung diajak antigen juga. Antigen yang penuh drama. Aku waktu positif pertama kali testnya di laboratorium Helix Jl. Kartini, jadi berpikirnya akan test ke sana lagi, yang mana jaraknya dari rumah sekitar 4 km. Sampai di sana jam 20.30 dan ditolak, karena lumayan rame dan jam operasionalnya sampai jam 21.00. Yaa sudah pasrah test besok saja sambil cari tempat test yang masih buka di perjalanan pulang. Sempat terpikir beberapa klinik dan apotek, tapi sudah tutup juga, malah sempat gedor salah satu apotek karena sudah hampir tutup, tapi harus janjian dulu sama dokternya. Di RS Citra Medika hanya siang saja. Pilihan terakhir di Pondok Rajeg, alhamdulillah kliniknya masih buka, tutup jam 21.00 aku datang jam 20.56. Masih ada satuan pasien yang nunggu hasil. Kudengar hasilnya negatif, jadi berharap dapat hasil yang sama dengan si Mbak ini.
Si Mbak negatif berlalu, aku pun bilang maksud dan tujuanku datang, yaitu antigen, bayar dan langsung dikilik-kilik di ruang swab. Tak sampai 10 menit hasilnya keluar, "positif" shock dong, lihat-lihatan sama Rudi, kata dia "lanjut PCR sekalian, biar ndak keluar-keluar lagi". Yaa sudah PCR, lalu kuingat tak bawa dompet, cuma bawa 200 ribu. Udah terpakai buat antigen 75 ribu, tinggal 125 ribu. PCR 275 ribu, kurang 125 ribu. Cek kantong jaket nemu 100 ribu, kuingat-ingat itu jaket yang aku pakai waktu Uti titip uang logam untuk ditukar ke tukang bubur, dan belum aku kasih ke Uti, Alhamdulillah. Rudi ada 100 ribu, Yaa Allah melas benar ini, Alhamdulillah Allah cukupkan. Duhh drama sekali hidupku. Lalu aku pun dikilik-kilik untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari 30 menit. Hasilnya akan di-wa besok paginya antara jam 07.00-09.00. Sampai rumah, langsung semua pakai masker, aku dobel, karena nyusuin Ghizan. Duhh rempongnya kalau ada yang positif gini. Anggota keluarga lain ndak ada yang boleh kerja, maafkan aku yaa ayah, om, mamak.
Di kantor laporan yang positif juga semakin banyak. Termasuk Ova. Iya kami bertiga yang ikrib ini positif untuk kedua kalinya. Tahun lalu bareng sama Irma. Ova macam anniversary, pas ulang tahun pas positif. Kali ini bertiga 😓. Besok-besok kompaknya yang cakepan dikit yaa guys 🙏
Hati-hati semuanya jangan lengah seperti aku. Mohon doanya aku segera negatif dan sehat. Semoga semua dalam lindungan Allah dan selalu sehat.
0 comments:
Posting Komentar