Assalammualaikum.
Akhir Juli 2024 kemarin akad KPR rumah, dengan pertimbangan matang kami memutuskan untuk membeli rumah secara KPR. Setelah 10 bulan membayar booking fee dan proses pembangunan rumah beserta dramanya, akhirnya bisa juga menempati rumah ini. Rumah yang jauh dari sempurna, tapi kami sangat bersyukur dan per Agustus kemarin resmi mulai membayar cicilan KPR dan tentunya memiliki utang yang tidak sedikit. Ada rasa takut, tapi yaa harus dijalani, sambil terus berdoa, Yaa Allah mampukan kami membayar utang ini, sehatkanlah kami sampaikan umur kami sampai kami melunasi utang ini, ridhai dan bantu kami dengan limpahan rizki-Mu sehingga kami bisa melunasi lebih cepat kelak, aamiin.
Karena mulai punya cicilan, aku sebagai pengelola keuangan keluarga tentunya buat budgeting. Mencatat seluruh pengeluaran untuk menghindari kebocoran, yaa walaupun kadang bocor juga tapi alhamdulillah masih terkendali. Pengeluaran jadi lebih banyak yaa, apalagi kami adalah sandwich generation dan anak-anak mulai sekolah (salah satu penyesalan kenapa ndak dari dulu ajuin KPR sebelum punya anak, kalau dulu berani ajuin KPR sekarang sudah hampir lunas bahkan lunas). Namanya penyesalah di akhir kan yaa, tapi yaa sudah, sekarang tinggal tertawa. Selama nilai cicilan tidak lebih dari 30% pendapatan, Insya Allah aman, yaa setidaknya itu kata financial planner. Kami belum mendapatkan ide menambah penghasilan dari side hutsle, jadi jalan yang harus ditempuh adalah menekan pengeluaran dengan budgeting.
Bagaimana
budgeting-nya?
Aku buat pakai google sheet, jadi sebelum memutuskan KPR aku ikut kelas pengelolaan keuangan keluarga, dari kelas tersebut dapat excel untuk budgeting, mencatat posisi aset dan utang, dan mencatat transaksi pengeluaran. File excel-nya aku edit sesuai kebutuhan aku. Alhamdulillah terbantu banget aku. Ketika kita punya budget dan tahu kemana larinya uang kita, setiap mau mengeluarkan uang akan lebih sadar mindfull, asli jadi lebih mempertimbangkan "butuh nggak yaa, harus sekarang nggak yaa, ada substitusinya nggak yaa, ini kebutuhan atau keinginan yaa"
Jujur yaa, sebenarnya walaupun ndak punya cicilan, harusnya bikin budgeting dan catat pengeluaran, supaya jelas pengeluaran untuk apa, untuk saat ini aja kah, atau sudah mempersiapkan kebutuhan dana di masa depan. Well, kita kan hidup bukan di masa saat kita masih produktif bekerja, kita ikan pinginnya panjang umur yaa, di saat tua kelak setelah pensiun bisa menghidupi diri sendiri beserta pasangan dan tidak menjadikan anak sebagai sandwich generation, yuuk diputus di kita, persiapkan juga masa pensiun dari sekarang baik dari segi keuangan maupun kesehatan.
Yuuk terus semangat, semangat cari sampingan dan tambahan penghasilan yang halal, berkah dan melimpah. Bismillah, semoga Allah mudahkan dan lancarkan, aamiin.
0 comments:
Posting Komentar